Catatan Kuliah: Islamic Worldview
1. Islam sebagai Agama Wahyu
-
Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas membagi agama menjadi dua:
-
Agama wahyu
-
Agama budaya
-
-
Islam termasuk agama wahyu, sehingga ajarannya lintas zaman dan budaya.
-
Karakter agama wahyu ditegaskan dalam QS. Al-A‘raf: 172, tentang kesaksian manusia di hadapan Allah sebelum lahir ke dunia (mithaq).
-
Ciri Islam sebagai agama wahyu:
-
Nama Islam berasal dari wahyu.
-
Konsep Tuhan bersumber dari wahyu.
-
Tata cara ibadah (ritual) berdasarkan wahyu.
-
Islam memiliki model hidup nyata (uswah hasanah).
-
Islam agama fitrah, final, dan benar.
-
2. Agama, Budaya, dan Ilmu
-
Agama wahyu berbeda dengan agama budaya, tetapi hukum bisa terkait dengan budaya.
-
Ilmu sekuler (psikologi, sosiologi, antropologi) dikembangkan Barat untuk menjauhkan dari agama.
-
Pandangan Barat: agama = dogma.
-
Dalam Islam, doa dan akhlak menjadi landasan, misalnya doa Nabi:
اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مِسْكِينًا وَأَمِتْنِي مِسْكِينًا
-
Ada pesantren atau kiai yang menolak sumbangan karena khawatir syubhat.
3. Islamic Worldview
-
Unsur utama: Tuhan, manusia, agama, ilmu, kitab suci, nabi, kebenaran.
-
Istilah kontemporer (Islam moderat, liberal, pluralis, inklusif, dsb.) perlu dikritisi.
-
Contoh perbandingan:
-
Katolik: penafsiran Bible hanya di Vatikan.
-
Protestan: siapa pun boleh menafsirkan Bible.
-
-
Hadits Nabi: “An-nikahu sunnati, faman raghiba ‘an sunnati falaysa minni” (Nikah adalah sunnahku, siapa yang enggan maka bukan termasuk umatku).
4. Peradaban Islam dan Barat
-
Islam pernah menguasai Spanyol selama 800 tahun dan hampir menaklukkan Wina.
-
Barat tidak berhasil mencetak insan kamil secara rohaniah.
-
“Tuhan” orang Barat: kekayaan, kekuasaan, kecantikan, popularitas.
-
Istilah radikal, moderat, militan adalah label Barat untuk memilah kawan atau lawan.
-
Ulama Indonesia melawan penjajahan Belanda dengan ilmu (bukan senjata).
-
Menurut al-Attas, ada fenomena deislamisasi bahasa: pengislaman tidak hanya orangnya, tapi juga bahasanya.
5. Konsep Adab dan Keadilan
-
Adab: meletakkan sesuatu pada tempatnya, terkait ruh dan jiwa.
-
Adil: meletakkan sesuatu pada tempatnya.
-
Piagam Madinah disebut konstitusi tertulis pertama di dunia.
-
Masyarakat Madinah zaman Rasul adalah masyarakat modern.
6. Toleransi dan Sejarah
-
Islam melindungi Yahudi selama 800 tahun di Palestina (perjanjian Umar bin Khattab).
-
Kata Umar: “Ijtanibu fi a‘yaadihim” (hindarilah mengikuti hari raya mereka).
-
Barat membantai suku Indian dan Aborigin, maka tidak pantas kita belajar toleransi dari mereka.
7. Pluralisme dan Agama-agama
-
QS. Al-Baqarah: 62 sering dijadikan dalil pluralisme, namun tafsir sahih tetap menegaskan iman kepada Allah dan Rasul terakhir.
-
Injil diturunkan kepada Nabi Isa, sedangkan Bible terdiri dari Perjanjian Lama dan Baru.
-
Konsep pahala dan surga awalnya digunakan dalam Hindu, tapi maknanya berbeda dari Islam.
-
Menurut Dr. Adian, agama tidak perlu dibagi menjadi samawi dan ardi, tetapi cukup: agama benar (Islam) dan agama salah.
8. Hermeneutika dan Revisionisme
-
Revisionisme: aliran yang merevisi pemahaman tradisional terhadap Al-Qur’an.
-
Tokoh Muslim revisionis: Thaha Husein, Ahmad Amin, Fazlur Rahman, Nasr Hamid Abu Zayd, Muhammad Arkoun.
-
Hermeneutika: studi kaidah penafsiran kitab suci.
-
Kritik teks: uji orisinalitas.
-
Interpretasi teks: makna lahir dari dialektika penulis-teks-pembaca.
-
Tren: “kematian penulis” → makna tergantung pembaca.
-
-
Kritik Islam terhadap revisionisme:
-
Al-Qur’an bukan produk budaya.
-
Mushaf Utsmani mutawatir.
-
Nuzulul Qur’an adalah fondasi akidah.
-
9. Nuzulul Qur’an
-
Tiga bentuk nuzulul Qur’an:
-
Turun ke Lauhul Mahfuz (QS. Al-Buruj: 21–22).
-
Turun ke Baitul Izzah (QS. Ad-Dukhan).
-
Turun secara berangsur kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui Jibril.
-
10. Pemikiran Abu Zayd
-
Menganggap Al-Qur’an produk budaya, bukan wahyu.
-
Konsep Lauhul Mahfuz dianggap mitos dan tidak ilmiah.
-
Menganggap Al-Qur’an dipengaruhi budaya Jahiliyah.
-
Menyebut wahyu sebagai su‘udul Qur’an (pendakian Qur’an), bukan nuzulul Qur’an (turunnya Qur’an).
Komentar
Posting Komentar